[Rumah KAIL] Mencari Kedamaian di Rumah KAIL

[Rumah KAIL] Mencari Kedamaian di Rumah KAIL

Rumah KAIL – tampak dari depan

Rumah KAIL dibangun pada tahun 2013. Diberi nama Rumah, karena salah satu tujuannya adalah menjadi tempat “pulang” untuk para aktivis. Rumah KAIL menjadi ruang berkumpul para aktivis untuk belajar berbagai hal yang mereka butuhkan untuk menjadi lebih efektif. Rumah KAIL juga terbuka menjadi tempat beristirahat bagi para aktivis yang lelah memperjuangkan perubahan dan ingin mengisi ulang energi mereka. Setelah tujuh tahun berlalu, bagaimana Rumah KAIL telah melaksanakan misi tersebut? Berikut ini adalah cerita beberapa orang yang sempat mampir dan berproses di Rumah KAIL.

Navita Kristi Astuti:

“Rumah Kail membantu saya berdamai dengan diri sendiri antara lain melalui suasana kebun dengan aneka tanaman yang menyejukkan dan meneduhkan. Suasana ini membantu saya untuk mendapatkan kedamaian di dalam diri sendiri. Selain itu ada beberapa kegiatan seperti self healing, berjalan di kebun dan praktek-praktek mind, body and soul yang dilaksanakan di Rumah KAIL juga membantu saya mencapai kedamaian diri”.

Melly Amalia:

“Saya terbantu menemukan kedamaian di dalam diri lewat proses-proses yang dilakukan di Rumah KAIL, yaitu lewat: (1) program-program pengembangan diri yang diselenggarakan KAIL di Rumah Kail, (2) meditasi dan refleksi diri di dalam Rumah Kail dan di Kebun Kail, (3) kegiatan berkebun atau sekedar keliling kebun, dalam suasana hening mengamati tumbuhan dan makhluk hidup lainnya yang ada di sekitar dan interaksinya satu sama lain, (4) menikmati hasil kebun yang diolah menjadi menu sehat di Rumah Kail, dan (5) bekerja dalam kesunyian di hamparan halaman Rumah Kail”.

Bayu Agumsah:

“Saya terbantu menemukan kedamaian karena selama saya di Rumah KAIL. Saya merasa dibantu untuk mengembangkan diri, didengarkan apa yang diinginkan dan diminati, diarahkan untuk mengembangkan minat dan potensi saya. Menurut saya, orang bisa menjadi damai setelah apa yang ada di isi kepala dan hatinya dibantu untuk disalurkan”.

Felicia Eka Dewi:

“Rumah kail telah membantuku berdamai dengan diri sendiri melalui program pelatihan Systems Thinking. Berpikir secara sistem membuatku mampu untuk lebih memahami persoalan dalam diri dan kaitannya dengan lingkungan sekitar secara holistik. Melihat sesuatu secara holistik membantu diriku memahami rangkaian kejadian dan pola perilaku dengan lebih jelas”.

Labirin di Kebun KAIL – dapat digunakan untuk sarana meditasi jalan

Meskipun beberapa orang merasa dapat menemukan kedamaian di Rumah KAIL, tidak semua orang mengalami dan mendapatkannya. Mengapa? Yang diberikan oleh Rumah KAIL hanyalah sarana untuk berproses. Tetapi apakah kita bisa berproses dan mendapatkan kedamaian yang dicari, itu tergantung pada diri masing-masing. 

Apakah yang dicari ada di Rumah KAIL? Bagi beberapa orang yang dicari berbeda-beda. Ada yang mencari teman dan kehangatan di tengah perjumpaan dengan para sahabat. Maka Rumah KAIL akan memenuhi harapannya ketika ia berada di Rumah KAIL dan menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama para sahabat. Beberapa orang yang lain mencari kesunyian. Rumah KAIL membantu mereka mengasingkan diri dari dunia dan menikmati kesendirian. Ada yang merasa bahagia ketika memadang kebun yang hijau, sawah yag luas dan pohon-pohon besar. Ada yang membutuhkan interaksi dengan dengan tanaman. Bagi mereka, Kebun KAIL menjadi tempat refreshing dan mengembalikan energi positif. Tetapi bagi mereka yang sering digigit nyamuk, berada di Kebun KAIL merupakan penderitaan, karena nyamuknya luar biasa banyak. Ada yang senang eksplorasi menu makanan dan minuman dari bahan-bahan yang dipanen sendiri. Nah, bagi mereka, Kebun KAIL bisa jadi sumber inspirasi untuk menemukan resep baru. Ada yang mencari pengetahuan. Bagi mereka mungkin perpustakaan KAIL dan ikut serta dalam pelatihan-pelatihannya merupakan surga bagi pencari ilmu. Apalagi ketika ke KAIL disuguhi berbagai makanan dan minuman sehat yang diolah dari Kebun KAIL. Tentu menambah semangat belajar mereka.

Beberapa orang telah mendapatkan pengalaman positif berada di Rumah dan Kebun KAIL. Senang. Tenang. Santai. Damai. Beberapa orang mungkin mengalami sebaliknya. Frustrasi. Marah. Kecewa. Putus asa. Beberapa orang yang lain bisa jadi mengalami kombinasi dari semua itu. Saya termasuk yang ada mengalami kombinasi tersebut. Dan saya sangat bersyukur bisa mengalami semua pengalaman tersebut.

Apakah yang kita cari dapat kita temukan? Rumah KAIL hanyalah sebuah bangunan fisik yang dibangun sebagian besar dengan menggunakan material bekas. Kebunnya pun dirawat seperlunya sesuai dengan ketersediaan tukang kebun dan relawan yang bersedia merawatnya. Apakah Rumah dan Kebun KAIL dapat memenuhi misinya akan sangat tergantung dari kita-kita yang mendiaminya. Apakah kita akan memperoleh kedamaian atau keributan tergantung dari kita-kita yang berinteraksi di dalamnya. Apakah Rumah dan Kebun KAIL akan dapat mendukung apa yang kita inginkan akan tergantung dari cara kita merawatnya. Sejauh mana Rumah KAIL dapat berfungsi mendukung banyak orang dalam menemukan diri mereka dan kontribusi mereka di dunia akan tergantung dari program-program yang dijalankan di sana.

***

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati adalah trainer dan fasilitator di Perkumpulan Kuncup Padang Ilalang. Peran utama yang sedang dijalani saat ini adalah: (1) memfasilitasi komunitas/ organisasi/ kelompok untuk membuat visi bersama dan perencanaan untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (2) menuliskan inisiatif-inisiatif untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (3) membangun pusat belajar (Rumah KAIL) untuk memfasilitasi proses berbagi dan belajar antar individu dan organisasi.

Related Posts

[Rumah Kail] Memulihkan diri di Rumah dan Kebun KAIL

[Rumah Kail] Memulihkan diri di Rumah dan Kebun KAIL

[Rumah KAIL} Pengalaman Pemulihan Kondisi Alam di Kebun KAIL

[Rumah KAIL} Pengalaman Pemulihan Kondisi Alam di Kebun KAIL

[Rumah KAIL] Berdamai dengan Tetangga : Suka Duka Pengelolaan Kebun KAIL

[Rumah KAIL] Berdamai dengan Tetangga : Suka Duka Pengelolaan Kebun KAIL

[Rumah Kail] Perjalanan Kail Mempraktekkan Kesadaran Akan Kemandirian

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

edisi

Terbaru

Rubrik

Recent Comments

STATISTIK

Online User: 0
Today’s Visitors: 6
Total Visitors: 1713

Visitors are unique visitors