[Media] Nusantara Food Biodiversity:  Pangkalan Data Kekayaan Ragam Pangan Lokal Indonesia

[Media] Nusantara Food Biodiversity: Pangkalan Data Kekayaan Ragam Pangan Lokal Indonesia

media1-6

Tampilan situs Nusantara Food Biodiversity

 

Nusantara Food Biodiversity (https://nusantarafoodbiodiversity.org/) adalah sebuah platform daring yang dirancang sebagai pangkalan data sistem pangan lokal Indonesia. Platform ini bertujuan untuk mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menyebarkan informasi tentang keanekaragaman pangan lokal Nusantara, mulai dari beragam bahan pangan, praktik pengolahan, hingga budaya konsumsi di setiap daerah. 

Situs ini menyajikan data dan informasi mengenai kekayaan rasa dan warisan pangan Nusantara yang mencerminkan budaya dan identitas lokal di seluruh wilayah Indonesia. Di dalam situs ini, kita dapat memperoleh informasi mengenai keragaman pangan lokal Indonesia, seperti nama lokal, asal daerah, cara penyimpanan, pengolahan, hingga konsumsi pangan tersebut dalam budaya setempat. Situs ini memungkinkan publik untuk menjelajah berbagai jenis pangan tradisional melalui artikel, data, dan peta interaktif yang menunjukkan distribusi keanekaragaman pangan lokal di seluruh Indonesia. 

Situs ini disusun sebagai basis data terbuka yang menampilkan informasi pangan lokal Indonesia secara tematik dan geografis, dengan halaman utama yang mengarahkan pengguna pada koleksi jenis pangan, artikel tentang pangan, dan peta sebaran pangan lokal di Indonesia. Setiap entri pangan biasanya memuat nama lokal dan ilmiah, asal wilayah, deskripsi singkat, serta konteks budaya atau pemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat setempat, yang dilengkapi dengan foto dan metadata dasar. Selain itu, situs ini juga menyediakan artikel dan informasi pendukung yang menjelaskan isu keanekaragaman pangan, pola konsumsi, serta peran pangan lokal dalam ketahanan pangan, serta fitur kontribusi yang memungkinkan publik berpartisipasi untuk menambahkan data dan memperkaya konten secara kolaboratif.

media2-6

 

Situs ini dikembangkan karena beberapa alasan sebagai berikut: 

  1. Melestarikan Keanekaragaman Pangan Lokal

Indonesia sangat kaya dengan beragam sumber pangan lokal. Sayangnya, banyak dari jenis tersebut semakin terpinggirkan oleh maraknya pangan impor dan konsumsi beras yang mendominasi pola makan sehari-hari. Pendokumentasian keragaman pangan lokal dalam situs ini adalah salah satu cara untuk mengingat kembali dan menguatkan keberadaan pangan lokal sebagai warisan budaya dan potensinya sebagai sumber pangan utama masyarakat Indonesia. 

  1. Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat

Dengan menyediakan informasi dan data yang mudah diakses, situs ini membantu masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk memahami manfaat dan ragam pangan lokal, serta menyadarkan pentingnya memilih konsumsi pangan yang lebih beragam dan bergizi. Masyarakat juga diundang untuk berbagi pengetahuan mereka tentang pangan lokal dengan berperan sebagai kontributor dalam situs ini. Melalui situs ini, masyarakat dapat saling berbagi pengetahuan tentang pangan lokal di daerah masing-masing. Dalam jangka panjang, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai keragaman pangan Indonesia secara keseluruhan.

  1. Menjadi Dasar Kebijakan dan Penelitian

Informasi yang terkumpul dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan, akademisi, peneliti, dan praktisi dalam merancang strategi ketahanan pangan yang lebih inklusif dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan memperkuat sistem pangan lokal. Dengan data nyata sampai di tingkat tapak, keputusan strategis di bidang pangan dapat lebih membumi, relevan, dan berkelanjutan. 

Pembuatan situs ini didukung oleh berbagai organisasi dan inisiatif masyarakat sipil di Indonesia yang berfokus pada kedaulatan pangan dan pelestarian agroekosistem, di antaranya Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Yayasan KEHATI, CIFOR-ICRAF, Koalisi Sistem Pangan Lestari, dan beberapa organisasi lain yang berkolaborasi untuk mempromosikan pangan lokal nusantara. Dengan pendekatan science berbasis warga (citizen science), publik diundang untuk aktif berperan dalam (1) mengumpulkan data pangan lokal melalui formulir dan halaman kontributor, (2) mengunggahinformasi, foto, atau catatan budaya pangan dari daerah masing-masing, dan (3) menjadi kontributor aktif yang membantu memperluas basis data situs ini. Melalui pendekatan citizen science ini, situs ini aktif menjadi platform untuk mengumpulkan dan menampilkan data yang dikontribusikan oleh publik serta penggiat pangan lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Di sisi lain, penerapan citizen science dalam struktur masyarakat yang timpang seperti di Indonesia juga memiliki beberapa kelemahan. Ketimpangan akses internet dan kapasitas warga menyebabkan ketimpangan data antar wilayah, baik dari sisi jumlah, kedalaman informasi, maupun kualitas dokumentasi. Dokumentasi pangan di beberapa daerah tercatat cukup lengkap, baik ragam/jenis pangan maupun kelengkapan informasinya. Sementara itu, di wilayah lain masih minim atau belum terwakili sama sekali. Selain itu, sebagian entri masih bersifat deskriptif dasar dan belum dilengkapi informasi gizi, konteks ekologi, atau status keberlanjutan yang lebih mendalam. Akibat kelemahan ini, potensi pemanfaatan situs ini untuk riset lanjutan atau perumusan kebijakan masih terbatas. 

Dari sisi pengalaman pengguna, situs ini juga relatif lebih berperan sebagai basis data dibandingkan sebagai media narasi publik, sehingga bagi pengunjung awam, nilai urgensi dan cerita di balik pangan lokal belum sepenuhnya tersampaikan secara emosional dan persuasif. Diperlukan kerja-kerja tambahan jika situs ini memang diharapkan berperan sebagai pembentuk narasi pentingnya keragaman pangan lokal Nusantara, dan apalagi untuk mendorong kebijakan yang berfokus pada pemanfaatan dan pengembangan keragaman pangan lokal.

Lepas dari kelemahan-kelemahan di atas, situs ini diharapkan tetap dapat memberikan manfaat bagi publik sebagai berikut. Bagi para penggiat pangan lokal, akademisi, pelaku usaha kuliner, maupun masyarakat umum, manfaat platform ini antara lain adalah (1) mengetahui ragam pangan lokal yang mungkin belum dikenal luas, (2) belajar tentang sejarah dan budaya pangan dari berbagai daerah, (3) memahami potensi gizi dan praktik pengolahan pangan tradisional yang bermanfaat bagi kesehatan, serta (4) menjadi sumber inspirasi untuk inovasi kuliner dan usaha kreatif berbasis pangan lokal. 

Sebagai platform citizen science, situs ini dikembangkan berbasis dukungan publik. Jika anda tertarik untuk terlibat, berikut beberapa peran yang bisa dipilih:

  1. Menjadi Kontributor Data: mendaftar atau login dengan akun Google melalui halaman login situs untuk mulai mengirim data pangan lokal dari daerah masing-masing. 
  2. Mengikuti Kampanye dan Kegiatan Edukasi: beberapa organisasi mitra seperti Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan sering mengadakan kompetisi, penyebarluasan kampanye sosial, dan kegiatan literasi yang dapat diikuti. 
  3. Menyebarkan Informasi: anda bisa membantu menyebarkan berita, artikel, atau konten mengenai pentingnya pangan lokal di media sosial atau komunitas, sehingga kesadaran tentang keberagaman pangan semakin meluas. 
  4. Memberikan dukungan non-teknis melalui partisipasi dalam riset, observasi, atau mengundang diskusi di komunitas lokal tentang pentingnya pelestarian pangan tradisional.

Di masa yang akan datang, situs ini potensial untuk menjadi pusat rujukan nasional sistem pangan lokal dengan memperkuat integrasi data, narasi, dan kolaborasi lintas sektor. Pengembangan dapat diarahkan pada pendalaman kualitas konten, antara lain dengan menambahkan informasi gizi, nilai ekologi, praktik budidaya berkelanjutan, serta keterkaitannya dengan isu iklim dan ketahanan pangan. Dengan cara ini, basis data tidak hanya informatif, tetapi juga relevan untuk riset dan kebijakan. Selain itu, terbuka juga peluang untuk memperluas partisipasi komunitas melalui kemitraan dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas adat, dan pelaku UMKM pangan lokal. Selain itu, dalam platform ini juga dapat dikembangkan fitur-fitur edukatif dan cerita-cerita untuk membangun narasi pendukung, Melalui cara ini, situs ini dapat lebih berperan dalam menjangkau dan menginspirasi kalangan yang lebih luas untuk melakukan perubahan pola konsumsi menjadi konsumsi pangan lokal yang beragam dan berkelanjutan. Dengan demikian, Nusantara Food Biodiversity bukan sekadar situs biasa, melainkan gerakan bersama untuk melestarikan, memanfaatkan, dan menguatkan warisan pangan lokal Indonesia sebagai bagian penting dari budaya, kesehatan, dan ketahanan pangan bangsa. 

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati adalah trainer dan fasilitator di Perkumpulan Kuncup Padang Ilalang. Peran utama yang sedang dijalani saat ini adalah: (1) memfasilitasi komunitas/ organisasi/ kelompok untuk membuat visi bersama dan perencanaan untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (2) menuliskan inisiatif-inisiatif untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (3) membangun pusat belajar (Rumah KAIL) untuk memfasilitasi proses berbagi dan belajar antar individu dan organisasi.

Related Posts

[Media] Resensi Buku Simpang Belajar

[Media] Resensi Buku Simpang Belajar

[Media] Merawat Ingatan Rasa Sunda melalui buku Khazanah Lalab, Rujak, Sambal, dan Tékték

[Media] Merawat Ingatan Rasa Sunda melalui buku Khazanah Lalab, Rujak, Sambal, dan Tékték

[Media] Menerawang Masa Depan Pertanian dari Struktur Ekonomi Politik Pangan dan Eksplorasi Ruang Kolaborasi

[Media] Menerawang Masa Depan Pertanian dari Struktur Ekonomi Politik Pangan dan Eksplorasi Ruang Kolaborasi

[Media] Menghasilkan dan Mengolah Pangan Sendiri

[Media] Menghasilkan dan Mengolah Pangan Sendiri

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

edisi

Terbaru

Rubrik

Recent Comments

STATISTIK

Online User: 0
Today’s Visitors: 3
Total Visitors: 94833

Visitors are unique visitors