[Rumah KAIL} Seri Refleksi Pangan di Rumah KAIL

[Rumah KAIL} Seri Refleksi Pangan di Rumah KAIL

Pada tanggal 30 November, 7 Desember dan 14 Desember 2024 yang lalu, KAIL bekerjasama dengan Komunitas 1000 Kebun dan dengan dukungan dari Samdhana menyelenggarakan Serial Refleksi Pangan. Serial tersebut dihadiri oleh 49 peserta dari berbagai disiplin ilmu. Di antara peserta tersebut, tujuh di antara mereka mengikuti seluruh kegiatan sebanyak tiga kali pertemuan. Meskipun kegiatan tersebut menarget peserta dari kalangan generasi muda yang peduli pada pangan lokal yang lebih adil dan lestari di Kota Bandung, para peserta juga ada yang berasal dari generasi sebelumnya dan juga berasal dari luar Kota Bandung. 

Kegiatan ini diselenggarakan karena keprihatinan akan kondisi Kota Bandung yang menghadapi permasalahan ketergantungan pangan yang serius. Dilansir dari https://www.bandung.go.id/, 90% ketersediaan pangan di Bandung dipasok dari daerah sekitar dan luar Bandung sebab produksi pangan yang dapat dihasilkan Kota Bandung terhitung sangat minim, terbatas pada sawah di pinggiran dan kebun sayur di petak-petak lahan tidur kota. Sebagian besar panen yang dihasilkan pun dijual untuk memasok keperluan pangan di Kota Metropolitan, Jakarta. Pertumbuhan penduduk juga berkontribusi pada meningkatnya pembangunan perumahan, kantor dan fasilitas publik lainnya yang membuat lahan pertanian semakin menyempit. 

Alih fungsi lahan ini juga memperburuk masalah lingkungan seperti kelangkaan air dan kekeringan di musim kemarau, banjir di musim hujan, serta tanah longsor. Adapun efek pemanasan global menambah risiko ketidakpastian iklim yang berdampak pada produksi pangan. Selain itu, pengelolaan sampah di Kota Bandung menghadapi krisis akibat terbakarnya tempat pembuangan sampah (TPA). Di sisi lain, sebetulnya mayoritas sampah organik yang diangkut ke TPA berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi kompos sehingga dapat mendukung pertanian kota. 

Untuk mengatasi masalah di atas, berbagai kelompok masyarakat sipil di Kota Bandung telah mengembangkan banyak inisiatif. Bandung tercatat sebagai sebuah kota kreatif di mana banyak komunitas aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Namun, kebanyakan inisiatif ini bersifat sporadis, insidentil, parsial, tidak terhubung satu sama lain, dan belum fokus pada perubahan sistem dalam jangka panjang. Misalnya, masih sedikit kolaborasi antara penggerak pertanian kota dengan mereka yang bergerak di isu persampahan, isu agraria dan isu perubahan iklim. 

Beberapa inisiatif juga dikembangkan oleh kelompok muda di bidang pangan, mulai dari kebun penghasil pangan, mengkader petani muda, edukasi publik, hingga pasar alternatif bagi pangan lokal. Namun inisiatif-inisiatif tersebut yang masih terisolasi dan belum terhubung dengan gerakan yang lebih luas, termasuk dengan gerakan yang dibangun oleh generasi sebelumnya. 

Kegiatan Refleksi Pangan ini diharapkan menjadi ruang diskusi untuk membahas persoalan pangan kota Bandung dengan lebih mendalam dan menyeluruh. Pemahaman yang lebih mendalam dan menyeluruh akan kompleksitas persoalan pangan di Kota Bandung ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para penggerak untuk mengembangkan inisiatif dan membangun kerjasama strategis untuk mengembangkan sistem pangan lokal yang lebih adil dan lestari. 

Kegiatan Refleksi Pangan ini adalah bagian dari Program Generasi Pangan Lokal Adil Lestari yang bertujuan untuk menguatkan generasi muda yang terlibat dalam pengembangan sistem pangan lokal di Kota Bandung. Program ini merupakan kolaborasi antara KAIL, Komunitas 1000 Kebun, dan Samdhana Institute. Melalui program ini, KAIL dan Komunitas 1000 Kebun saling bersinergi dalam mengembangkan contoh dari sistem pangan lokal yang adil dan lestari serta terjadi pertukaran informasi dari aktivis generasi sebelumnya terkait pengorganisasian masyarakat, gerakan sosial, GEDSI, dan lingkungan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas generasi muda dan memperbesar dampak kegiatan mereka.

Adapun tujuan dari kegiatan Refleksi Pangan ini adalah sebagai berikut:

  1. Menguatkan generasi muda yang terlibat dalam pengembangan sistem pangan lokal yang adil dan Lestari di Kota Bandung
  2. Membuka ruang diskusi bagi generasi muda yang aktif dalam isu pangan di Bandung untuk belajar bersama dan mendiskusikan persoalan pangan di Kota Bandung dengan lebih mendalam dan holistik 
  3. Dengan pemahaman yang lebih mendalam dan holistik tersebut diharapkan para peserta dapat menciptakan perubahan positif di masyarakat secara kolektif sesuai dengan potensi masing-masing dengan lebih efektif.
rumah-kail_picture16
Informasi Kegiatan Refleksi Pangan di Media Sosial

Ada tiga seri Refleksi Pangan yang diselenggarakan, yaitu sebagai berikut. Refleksi Pangan yang pertama, berlangsung pada tanggal 30 November 2024, yang mengangkat tema Agroekologi dan Refleksi Prakteknya oleh Seorang Food Hero FAO dengan Noer Fauzi Rachman, Ph.D dari Fakultas Psikologi, UNPAD & Pondok Cikedokan, Garut sebagai pembicara. Refleksi Pangan yang ke-2, berlangsung pada tanggal 7 Desember 2024 dan mengangkat tema Perspektif GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) dan Lingkungan Hidup dalam Sistem Pangan, dengan pembicara Ibu Mia Siscawati dari Prodi Kajian Gender, UI & Kebon Hiris – Bogor. Sementara, Refleksi Pangan yang ketiga 3, diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2024 dengan tema Memahami Struktur Ekonomi Politik Pangan dan Eksplorasi Ruang Kolaborasi dengan Ibu Suraya Afiff, Departemen Antropologi, UI sebagai pembicara. Selain dukungan dari para pembicara, kegiatan ini terselenggara atas dukungan para relawan dan staf KAIL yang mendukung melalui berbagai peran masing-masing seperti notulen, petugas konsumsi, narahubung kegiatan sampai membuat liputan di media sosial. Peran dan kerjasama dari semua pihak sangat menentukan keberhasilan dari kegiatan ini. 

Seluruh kegiatan Refleksi Pangan tersebut diselenggarakan di Rumah KAIL, yang berlokasi di Kampung Cigarukgak, RT 03/RW 12, No. 37, Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Rumah KAIL dijalankan dengan mengutamakan konsep keberlanjutan. Peserta diperbolehkan menyumbangkan materi organis (seperti sisa makanan) tetapi tidak diperbolehkan meninggalkan sampah yang tidak bisa didaur ulang. Seluruh makanan yang disediakan di Rumah KAIL adalah makanan yang diolah oleh tim konsumsi KAIL atau warga sekitar dengan menggunakan bahan-bahan dengan prioritas sebagai berikut: (1) hasil panen dari Kebun KAIL, (2) hasil panen dari tetangga, (3) bahan pangan yang dijual oleh warung-warung di sekitar Rumah KAIL, dan (4) bahan pangan dari tempat lainnya. Makanan tersebut diolah dari sebanyak mungkin bahan-bahan lokal alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. 

Seusai kegiatan, para peserta merumuskan rencana tindak lanjut. Rencana tersebut bervariasi mulai dari bercocok tanam di lahan sendiri, menyebarkan informasi terkait pentingnya pangan lokal yang lebih adil dan lestari, belajar untuk memperdalam pengetahuan, serta berbagai langkah kolaboratif untuk saling mendukung aksi masing-masing. Semoga melalui kegiatan Refleksi Pangan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wacana tentang pentingnya pangan lokal yang lebih adil dan lestari, tetapi juga mendapatkan contoh-contoh baik bagaimana hal tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari diri sendiri. 

rumah-kail_picture17
Foto Bersama Peserta Refleksi Pangan
(Dokumentasi KAIL)

 

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati

Any Sulistyowati adalah trainer dan fasilitator di Perkumpulan Kuncup Padang Ilalang. Peran utama yang sedang dijalani saat ini adalah: (1) memfasilitasi komunitas/ organisasi/ kelompok untuk membuat visi bersama dan perencanaan untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (2) menuliskan inisiatif-inisiatif untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan, (3) membangun pusat belajar (Rumah KAIL) untuk memfasilitasi proses berbagi dan belajar antar individu dan organisasi.

Related Posts

[Rumah KAIL] Seeds of Change – Berbagi Cerita Tentang Komunitas Kebun Kota di China dan Indonesia

[Rumah KAIL] Seeds of Change – Berbagi Cerita Tentang Komunitas Kebun Kota di China dan Indonesia

[Rumah KAIL] Membangun Kedaulatan Pangan lewat Rumah dan Kebun KAIL

[Rumah KAIL] Membangun Kedaulatan Pangan lewat Rumah dan Kebun KAIL

[Rumah KAIL] Memperkuat Generasi Pangan Lokal yang Adil dan Lestari

[Rumah KAIL] Memperkuat Generasi Pangan Lokal yang Adil dan Lestari

[Rumah KAIL] Pertanian Regeneratif di Kebun KAIL

[Rumah KAIL] Pertanian Regeneratif di Kebun KAIL

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

edisi

Terbaru

Rubrik

Recent Comments

STATISTIK

Online User: 0
Today’s Visitors: 3
Total Visitors: 94833

Visitors are unique visitors