[PROFIL] Ridwan Kamil dan Visi Sehat Untuk Kota Bandung
Setiap manusia ingin dikaruniai tubuh dan jiwa yang sehat. Karena dalam kondisi sehat, manusia mampu menghasilkan karya, menjadi produktif. Namun,manusia tidak tinggal sendiri. Kesehatan seseorang juga dipengaruhi oleh lingkungan maupun kota tempat tinggalnya.
Sebuah kota yang sehat perlu didukung oleh keseimbangan sosial, budaya, lingkungan hidup serta regulasi yang mendukung gaya hidup sehat warganya. Mewujudkan kota yang sehat, tak lepas dari partisipasi setiap warga kota, serta itikad baik dari pejabat pemerintah yang berwenang. Keduanya akan menjadi klop bila dijalankan dengan kepemimpinan yang memiliki visi kuat untuk sebuah kota yang bersih, sehat dan teratur.
Kita dapat ambil contoh kepemimpinan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew dalam memberlakukan peraturan mengenai kebersihan dan ketertiban di Singapura. Berkat kepemimpinan beliau, Singapura dijuluki sebagai kota terbersih di dunia.
Kota Bandung yang terkenal dengan hawa sejuknya, dan digemari oleh wisatawan lokal maupun internasional berkat daya tarik wisata budaya, sejarah maupun kulinernya, kini memasuki periode baru. Di penghujung 2013 yang lalu, seorang pemimpin Kota Bandung telah dilantik. Ia dipercaya oleh masyarakat Kota Bandung berkat visi dan misi menjadikanBandung Juara, yaitu kota Bandung sebagai kota yang baik, sehat dan berkelanjutan.
Sang Walikota itu adalah Ridwan Kamil. Seorang yang sederhana dan bersahaja, namun memiliki mimpi besar untuk menjadikan Bandung sebagai kota kelas dunia dan sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
![]() |
| Ridwan Kamil |
Kang Emil, begitu beliau biasa dipanggil, merupakan seorang arsitek yang sangat peduli pada konsep pembangunan kota yang berkelanjutan. Sebelum terpilih menjadi WalikotaBandung periode 2013-2018, ia telah memiliki prinsip-prinsip pembangunan kota yang memperhatikan aspek-aspek sosial, budaya dan lingkungan hidup.Menurutnya, sebuah kota yang sehat adalah kota yang merangsang warganya untuk keluar dari petak-petak rumah pribadi mereka dan menghabiskan waktu di ruang-ruang terbuka yang tersedia.
![]() |
| Sumber foto: www.bandung.bisnis.com |
Ketiga, sebuah kota hendaknya mampu menginformasikan visi yang jelas kepada warganya. Kelima, kota yang sehat adalah kota yang memiliki political willyang baik dari para pemimpinnya. Berdasarkan prinsip yang dipegangnya itu, Kang Emil sukses membantu pemerintah Kota Surabaya mengatasi keruwetan masalah di kota tersebut.
Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan tampaknya sudah menyatu sedemikian rupa dalam kehidupan Kang Emil, yang tercermin pada refleksi yang ia tuliskan di blog pribadinya, juga pada setiap kiprahnya di keluarga dan masyarakat.
![]() |
| Sumber: www.ridwankamil.net |
![]() |
| Sumber foto: www.republika.co.id |
Sejumlah rencana pembangunan kota Bandung telah digeber oleh Sang Walikota Ridwan Kamil. Pembangunan Gedebage Teknopolis merupakan bagian dari rencananya untuk membagi beban derita Kota Bandung, karena selama ini baik pusat pemerintahan, wisata maupun perekonomian terletak di bagian tengah kota. Ia merencanakan untuk memindahkan pusat pemerintahan kota Bandung ke Gedebage. Dengan demikian, arah pembangunan kota menjadi lebih seimbang.
Bandung Skywalk juga merupakan rencana Kang Emil yang akan direalisasikan di tahun 2014 ini. Ia merupakan jembatan bagi para pejalan kaki, yang menghubungkan jalan Cihampelas dengan jalan Taman Sari. Dengan dibangunnya jembatan ini, orang yang hendak berjalan-jalan ke Cihampelas tak perlu mengendarai motor dan mobil, cukup memarkir kendaraan mereka di jalan Taman Sari, kemudian berjalan kaki melalui jembatan Bandung Skywalk ini.






No Comment