[Editorial] Community Healing

[Editorial] Community Healing

Hai!

Bagaimana kabar Anda hari ini? Semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia.

 

Pada bulan Agustus 2021 ini Proaktif Online kembali tayang dengan tema Community Healing (pemulihan komunitas). Tema ini menjadi sangat relevan untuk diangkat karena pada saat yang bersamaan dengan perayaan hari ulang tahunnya yang ke 76, Indonesia ditempa kasus pandemi Covid-19 yang parah. Peningkatan kasus Covid-19 ini menunjukkan kepada kita perlunya upaya bersama untuk pemulihan masyarakat dari kondisi pandemi ini.

 

Meskipun sudah terasa sangat berat, kondisi pandemi Covid-19 sebetulnya hanyalah satu dari sekian banyak gunung es persoalan struktural yang membayangi masa depan kita. Bencana-bencana terkait perubahan iklim makin kerap terjadi di seluruh dunia. Berbagai penyakit baru bermunculan silih berganti. Konflik-konflik, bahkan konflik bersenjata, terjadi di banyak tempat. Pada skala yang lebih mikro, terjadi berbagai keresahan sosial dan tindak kekerasan terhadap mereka yang lebih lemah. Semua berkelindan dengan berbagai krisis global yang melanda seluruh dunia. Belum lagi  anak-anak, perempuan dan berbagai kelompok rentan yang kerap menjadi korban atau mengalami dampak terparah dari krisis-krisis tersebut.

 

Proaktif edisi kali ini menyajikan beberapa tulisan terkait tema pemulihan komunitas. Tulisan-tulisan ini merupakan catatan-catatan atau kumpulan refleksi atas peristiwa yang kita alami bersama saat ini. Koleksi tulisan ini tentu saja tidak bisa merekam seluruh kompleksitas yang ada. . Meskipun demikian, semoga tetap dapat menjadi inspirasi bagi para pembaca.

 

Apresiasi yang sangat mendalam bagi para penulis yang menyelesaikan tulisannya. Apresiasi yang sama bagi mereka yang telah meniatkan untuk menulis tetapi belum dapat menyelesaikan tulisannya sampai batas waktu penyerahan, baik karena kondisi sakit akibat terinfeksi Covid-19, maupun karena harus merawat keluarga yang terinfeksi. Semoga kisah-kisah mereka, baik yang dituliskan di laman Proaktif kali ini, maupun yang dituturkan secara lisan, ataupun yang  dialami dan dirasakan di dalam fisik dan batin menjadi inspirasi bagi kita untuk bergerak maju di dalam perjuangan penyelesaian pandemi Covid-19 ini.

 

Untuk memandu Anda menjelajahi artikel-artikel pada edisi Agustus ini, berikut ini adalah rangkuman dari  tulisan-tulisan tersebut.

 

Rubrik Pikir kali ini mengangkat sebuah  tulisan kolaboratif antara  Any Sulistyowati dan David Ardes Setiady. Tulisan ini merupakan refleksi atas kondisi saat ini, yakni Pandemi Covid-19 dan Makna Kemerdekaan. Pada tahun 2021 ini bangsa Indonesia merayakan hari lahirnya di tengah peningkatan kasus Covid-19. Peristiwa ini kiranya tidak untuk diratapi , tetapi justru dijadikan hikmah untuk melakukan upaya-upaya bersama dalam mengatasi krisis ini.

 

Rubrik Masalah Kita disumbangkan oleh Levianti dalam artikel berjudul Berbagi Kisah, Menguatkan Langkah. Covid-19 merupakan peristiwa luar biasa dan membuat banyak orang mengalami kebingungan, ketakutan, dan kecemasan. Hal ini tidak hanya terjadi pada mereka yang terinfeksi, melainkan juga pada orang-orang di sekeliling mereka. Semoga kisah-kisah ini dapat menguatkan orang-orang dalam menghadapi pandemi ini.

 

Rio Kornel mengisi rubrik Opini dengan mengajak kita melihat Pola Penyembuhan Komunitas yang lebih holistik, terutama dalam kaitannya dengan pengelolaan pangan mandiri. Kegiatan bercocok tanam, bukan lagi sekedar hobi untuk diri sendiri saja, melainkan dapat menjadi gerakan komunal yang saling menguatkan secara lahir dan batin.

 

Melalui rubrik Profil, David Ardes Setiady memperkenalkan sosok Dr. Wenimo Okoya, seorang aktivis kulit hitam yang memperjuangkan hak pendidikan dan kesehatan mental anak-anak.Di tengah persoalan trauma rasial yang sangat laten,  ia merupakan salah satu orang yang memperjuangkan keprihatinannya. Sebagai pejuang, ia muncul bagaikan tunas bunga di tengah padang persoalan dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Peristiwa kematian George Floyd dan gerakan black lives matter yang mencuat di tahun 2020 memanaskan lagi isu rasisme kulit hitam di Amerika Serikat, menjadikan upaya Dr Wenimo menjadi semakin relevan.

 

Dalam rubrik Media Any Sulistyowati menceritakan kegiatan Pelatihan Cara Berpikir Sistem (CBS) di Rumah Kail. Cara Berpikir Sistem adalah sebuah cara yang dapat digunakan untuk menganalisis persoalan dan menemukan ruang-ruang intervensi strategis. Materi ini merupakan salah satu media yang penting bagi KAIL untuk membantu kerja-kerja aktivis agar lebih efektif.  Pelatihan CBS ini merupakan  salah satu kegiatan yang secara rutin diselenggarakan oleh KAIL. Sebelum pandemi Covid-19 melanda, pelatihan CBS dilakukan di ruang-ruang publik dan di Rumah Kail. Namun semenjak Covid-19 merebak di Indonesia, Kail pun mengembangkan kegiatan pembelajaran jarak jauh berbasis internet.

 

Dalam Rubrik Jalan-jalan, Any Sulistyowati mengisahkan sebuah pengalaman dari Sumba. Sebuah cerita tentang bagaimana membangun kesetaraan gender pada kelompok ibu-ibu pembuat garam. Artikel ini menunjukkan bahwa proses tersebut merupakan sebuah proses yang panjang untuk membuat kondisi masyarakat yang lebih adil dan setara.

 

Maria Dian Nurani memperkenalkan pada kita tentang pranic healing dalam rubrik Tips. Metode penyembuhan yang bebas dari segala macam bentuk obat-obatan telah lama dipraktikkan dan menyebar ke berbagai belahan dunia. Ketika pandemi Covid-19, komunitas praktisi pranic healing turut menyumbangkan tenaga mereka untuk membantu pemulihan para penderita Covid-19.

 

Rubrik Rumah Kail edisi kali ini menampilkan cerita mengenai tantangan-tantangan yang harus dihadapi dalam  pengelolaan sampah bersama di masyarakat. Any Sulistyowati mengilustrasikannya dalam dua jenis kelompok masyarakat, yaitu: (1) masyarakat yang tinggal di kompleks perumahan dan (2) masyarakat yang tinggal di perkampungan. Walaupun kondisinya berbeda, namun sampah yang dihasilkan di kedua komunitas tetaplah merupakan  masalah bersama, yang memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, serta berpotensi menimbulkan konflik antar sesama manusia.

 

Kami berpendapat, tentu akan lebih baik jika Anda menikmati secara langsung tulisan-tulisan tersebut dengan mengunjungi rubrik-rubrik terkait.

 

Semoga tulisan-tulisan ini menjadi inspirasi yang dapat memberikan kekuatan untuk tetap menikmati hidup di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, sembari tetap berbahagia dalam kebersamaan.

 

pexels-pixabay-207896
https://www.pexels.com/photo/adventure-backlit-dawn-dusk-207896/

 

Selamat Hari Merdeka.

Salam sehat selalu.

 

Tim Redaksi Proaktif Online

 

 

 

editor

editor

Related Posts

[Editorial] Self Healing

[Editorial] Self Healing

[Editorial] Berdamai dengan Alam

[Editorial] Berdamai dengan Alam

[Editorial] Berdamai Dengan Sesama

[Editorial] Berdamai Dengan Sesama

[Editorial] Berdamai dengan Diri Sendiri

[Editorial] Berdamai dengan Diri Sendiri

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

edisi

Terbaru

Rubrik

Recent Comments

STATISTIK

Online User: 0
Today’s Visitors: 5
Total Visitors: 3279

Visitors are unique visitors